Empuwritten
EmpuwrittenLaw & Culture

Law & Culture

Empuwritten

EmpuWritten hadir untuk mengajak siapa saja mengenal Bali dari sisi yang jarang tersorot — bagaimana hukum dan kebudayaan membentuk cara hidup, nilai, dan identitas masyarakatnya. Ditulis dengan bahasa yang mudah dipahami, namun tetap berbobot.

36

Dikutip Akademik

13+

Publikasi Ilmiah

9

Prestasi & Penghargaan

Profil

“Hukum tanpa seni adalah kering. Seni tanpa hukum adalah liar. Keduanya adalah napas peradaban.”

Antara Dunia Akademisi dan Panggung Kesenian

Saya adalah seorang Doktor Hukum yang mendalami hukum perdata terkhusus hukum perjanjian (Contract Law Expert), sekaligus seniman Topeng Bali dan Calonarang yang telah menekuni tradisi ini selama lebih dari 23 tahun.

Dua dunia yang sering dianggap berseberangan ini justru saling melengkapi dalam perjalanan hidup saya. Hukum mengajarkan ketegasan dan keadilan. Topeng Bali mengajarkan kelenturan dan kedalaman jiwa.

  • Doktor Hukum — Universitas Tarumanagara, 2026
  • Seniman Topeng Bali — Sanggar Pagrahān Lor Kusara, 2012
  • Dosen Hukum, Universitas Mahasaraswati Denpasar, 2022 - sekarang
Profil Lengkap →

Dua Dunia, Satu Jiwa

Keahlian yang Saling Melengkapi

Doktor Hukum

Dosen Fakultas Hukum Universitas Mahasaraswati Denpasar. Menekuni hukum kontrak, kenotariatan, dan hukum perdata dengan 13+ publikasi ilmiah dan 36 kutipan akademik.

  • Hukum Kontrak (Contract Law)
  • Hukum Kenotariatan (Notary Law)
  • Hukum Perdata & Filsafat Hukum

Seniman Topeng Bali

Seniman Topeng Bali dari Sanggar Pagrahān Lor Kusara sejak 2012. Juara 2 Lomba Topeng Pengerawos Se-Bali di ISI Bali, serta aktif pentas dan melestarikan tradisi leluhur.

  • Topeng Bali
  • Calonarang
  • Mewirama & Mekidung

Akademisi

Dosen Fakultas Hukum Universitas Mahasaraswati Denpasar. Mengampu mata kuliah hukum kontrak, kenotariatan, dan hukum perdata.

Praktisi Hukum

Court Monitoring KPK Provinsi Bali. Aktif dalam organisasi hukum nasional dan advokasi penegakan hukum pemilu.

Pelestari Budaya

Aktif dalam pelestarian seni Topeng Bali dan Mewirama. Wakil Ketua Pasikian Yowana Provinsi Bali 2025–2030.

Penulis & Peneliti

Penulis 3+ buku hukum dan 10+ jurnal ilmiah. 36 kutipan akademik di Google Scholar.

Tulisan Terbaru

Resume: Indonesian Advocates' Success Fee Agreements: Policies and Challenges

Resume: Indonesian Advocates' Success Fee Agreements: Policies and Challenges

Dalam praktik hukum Indonesia, hubungan antara advokat dan klien didasarkan pada perjanjian yang memuat komponen honorarium, yakni lawyer's fee, operational fee, dan success fee. Success fee merupakan imbalan tambahan yang dibayarkan klien kepada advokat apabila perkara berhasil dimenangkan. Namun pengaturannya di Indonesia masih bersifat interpretatif dan belum memiliki batasan normatif yang tegas, sehingga menimbulkan ketidakpastian hukum dalam praktik. Dua kasus nyata menjadi ilustrasi nyata permasalahan ini: Putusan MA No. 1080 K/PDT/2024 dan gugatan Otto Hasibuan terhadap Djoko Tjandra atas biaya hukum sebesar USD 2,5 juta yang tidak dibayarkan.

Baca →

Konsultasi & Kolaborasi

Butuh Konsultasi Hukum atau Kolaborasi Seni?

Saya terbuka untuk konsultasi hukum, undangan mengisi seminar, kolaborasi pelestarian seni budaya, serta pertunjukan Topeng Bali.

Hubungi Saya Sekarang